Beranda » Machiavelli Il Principe

Machiavelli Il Principe



Kamis, 10 Mei 2012 Pukul 09.48


Adakah yang pernah mendengar nama Niccolo Machiavelli? Machiavelli merupakan negarawan yang sangat mencintai negaranya yaitu Firenze salah satu negara di Eropa saat itu.


Beliau yang melahirkan istilah Machavellism (istilah untuk orang yang mau melakukan pembenaran atas cara apapun untuk mencapai tujuan) yang menulis buku The Principe diabad 18.


Sejarah ini diawali dimasa kekaisaran kuno Romawi Kuno (BC 27-476), yang dtahun 380 M emngubah agama menjadi agama Kristen yang berkembang pesat tapi musnah karena pemberontakan. Setelah Romawi Kuno musnah kota Roma dititipkan kepada Paus Katolik Roma. 300 tahun setelah pemersatu Eropa menghilang ada orang yang berhasil mempersatukan Eropa kembali yaitu Raja Karl dari Kerajaan Franc akhir abad ke-8 kemudian diberi gelar Kaisar Roma oleh Paus Leo III.


Sebenarnya Paus tidak punya hak mengangkat kaisar namun dia mengincar Katolik Roma sehingga diberikanlah Gereja Katolik dan menjadi agama negara. Hal ini membuat sistem yang memberikan hak khusus gereja Katolik Roma memperoleh hak khusus untuk mengangkat kaisar selanjutnya.


Setelah kematian Kaisar Agung Karl terjadi peperangan perebutan wilayah kekuasaan Franc, sehingga untuk mengakhirinya maka dibuatlah perjanjian pembagian wilayah menjadi tiga; Franc Barat kepada Raja Charles, Franc Tengah kepada Kaisar Rotar dan Franc Timur kepada Raja Ludwig. Kemudian Kaisar Rotar wafat yang digantikan Kaisar Louis II tahun 855, tapi karna dianggap tidak berhak maka wilayah Franc Tengah diperkecil dan diambil oleh Raja Charles dan Raja Ludwig, disinilah terbentuk negara Jerman, Italia dan Perancis. Hal ini membuat kedudukan kaisar Franc Tengah dianggap hilang yang membuat Franc Tengah terpecah belah.


Tahun 962 Kaisar Otto I dari Franc Timur yang disebut Roma Suci mendapatkan kembali gelar kaisar dari Paus Johannes XII dan juga diserahi tugas mengurus wilayah Franc Tengah. Franc Tengah yang tanpa raja ini membuat para tuan tanah berebut membuat kerajaan kecilnya sendiri sehingga membuat Italia menjadi terpecah.


Kisah Machiavelli berawal dari kelahirannya tahun 1569 dari Ayahnya Bernardo seorang ahli hukum. Di zaman itu kota-kota berkembang karena usaha perdagangan dan industri serta keuangan, selain itu juga berkembang kesenian di zaman Renaissance seperti Da Vinci, Michelangelo serta Rafaelo. Dimasa itu Italia terpecah menjadi 5 negara kuat yakni; Republik Venetia, Negara Bangsawan Milani, Republik Firenze, Wilayah Paus dan Kerajaan Napoli.


Seorang pengusaha keuangan Lorenzo de Medici (1449-1492) yang memerintah dibalik layar berinvestasi memperindah kota dan mendukung seni dan juga memperkuat perdagangan dengan luar negeri. Saat itu masa dimana perebutan negara kecil, tapo Lorenzo membela negara kecil sehingga membuat Perancis dan Spanyol takut terhadap Italia yang kemudian berkembang pesat. Namun setelah wafatnya Lorenzo tahun 1492 terjadi kekacauan lagi, terutama Perancis dengan Raja Charles VIII pemimpinnya. Penerus keluarga Medici tidak sanggup menghadapi peperangan dan akhirnya kabur, kemudian pemerintah Firenze dikuasai Biarawan Giroramo Savanarola yang bersekutu dengan Prancis. Firenze akhirnya dibenci negara-negara Italia lainnya, sehingga di tahun 1496 Pisa sebagai kota pelabuhannya melepaskan diri dari Firenze. Akhirnya tahun 1498 Savanarola dihukum dan Firenze mereformasi negaranya menjadi negara Republik.


Setelah reformasi tersebutlah Machiavelli bekerja sebagai abdi sipil baru dibagian urusan luar negeri di Firenze. Machiavelli mengurusi masalah keamanan negara, saat itu negara-negara disekitar Romagna berfungsi sebagai tembok pelindung bagi Venetia dan Firenze, Firenze tidak punya tentara sendiri sehingga mereka menyewa tentara dari Romagna. Machiavelli banyak mengurusi mengenai urusan luar negeri terutama masalah besar Firenze untuk merangkul kembali Pisa sebagai kota Pelabuhan penting untuk meningkatkan ekonomi Firenze yang terpuruk. Negara-negara lain tidak mau membantu Firenze merebut kembali Pisa malah Venetia mengirim pasukan bantuan ke Pisa, tentara sewaannya pun juga tidak berhasil merebut Pisa.


Dilain pihak Prancis berhasil merebut Milano, sehingga membuat negara-negara kecil terlindungi banyak yang meminta bantuannya seperti itu juga Firenze, tapi Prancis meminta bayaran. Firenze percaya kepada Prancis dan bersemangat merebut kembali Pisa, tapi malah Prancis menyerbu Romagna dan Firenze gagal kembali merebut Pisa.


Hal ini menjadi dasar Machiavelli selalu berfikir bahwa Firenze butuh kekuatan sendiri untuk mengatasi masalahnya sendiri. Tapi mereka masih membutuhkan kekuatan Prancis, sehingga Machiavelli berangkat untuk berunding menemui orang dekat Raja Prancis yaitu George Danbowars. Beliau mengatakan Firenze tidak tahu caranya perang, tapi Machiavelli mengatakan Perancis tidak tahu cara cara mengatur negara, Prancis melakukan 3 kesalahan; 1) Mereka melindungi negara sahabat yang mendekat untuk seharusnya menguasai Italia sepenuhnya 2) Mengkhianati negara kecil tersebut, Prancis memperkuat Roma dengan membantu menghancurkan negara kecil 3) Mengajak Raja Spanyol menduduki Napoli, itu berarti mengundang musuh memasuki Italia dan menjadikan musuhnya kuat.


Ada seorang pemimpin perang hebat Cesare Borgia anak Paus Alexander VI sebagai pimpinan Italia merebut Romagna dari Perancis, namun terjadi pemberontakan para Komandan dibawah Cesare yang membuat keadaan Firenze terjepit sehingga membuat Firenze sedikit licik tapi mengambil jalan yang juga tidak menguntungkan. Machiavelli diutus untuk berunding dengan Cesare dan mulai mengetahui pemikiran kejam dan kuat Cesare. Cesare dalam menghadapi pemberontakan di Romagna melakukan apapun agar Romagna aman, Machiavelli menjadi tahu tujuan Cesare sebenarnya adalah untuk melenyapkan semua musuh demi kedamaian Italia dan mempersatukan Italia, Cesare berpikir Italia tidak butuh Perancis, Jerman atau Spanyol. Cesare berpikiran Romagna akan membentuk tentara sendiri dan tidak mengandalkan tentara sewaan lagi, dengan membentuk tentara petani, melatih dan mempersenjatai para petani dengan konsep kecintaan terhadap negaranya. Tentara petani bisa hidup sendiri jika tidak ada perang mereka tetap bisa sebagai petani. Musuh atau Kawan kalau mengacaukan harus dilenyapkan tanpa ampun.


Namun Cesare yang sedang sakit malaria, dikhianati oleh Paus Julius II pengganti ayahnya walaupun Cesare sudah membantunya menjadi Paus. Cesare dibuang dari Italia dan wafat diumur 32 tahun. Dari pemikiran inilah Machiavelli dengan dasar kecintaannya terhadap negara membentuk Tentara Petani yang akhirnya bisa merebut Pisa kembali. Machiavelli akhirnya dipecat dari pemerintahan Firenze dan dia membuat buku I’ll Principe yang berisi mengenai kekagumannya kepada Cesare Bognia.


The Prince berisi mengenai petunjuk bagi pemimpin. 1) Pemimpin harus melindungi organisasinya, menjadi pemimpin yang ditakuti keluar maupun kedalam tapi tidak dibenci. Pemimpin dapat tidak dibenci kalau tidak mengambil hak orang lain, walapun ditakuti orang asalkan tidak melenceng jauh dari kebenaran dan punya kekuatan. 2) Menghindari diremehkan orang lain, karena pemimpin harus selalu dianggap hebat oleh orang-orang. Agar tidak diremehkan adalah jangan memperlihatkan kekurangan dalam mengambil keputusan dengan tidak ragu-ragu. 3) Harus memiliki anak buah yang handal, maka akan diakui sebagai orang yang dihormati. Tempat yang buruk akan berkumpul orang-orang yang buruk. 4) Pemimpin harus bisa mengetahui karakter anak buahnya, harus berhati-hati memilih orang yang mendukungnya. Ada 3 tipe pemimpin menurut Machiavelli yaitu: a) Tipe pemimpin yang bisa berpikir dan memutuskan sendiri b) Tipe pemimpin yang tidak bisa berpikir sendiri, tapi dengan memanfaatkan ide orang lain dan memilih diantara ide-ide itu c) Tipe pemimpin yang tidak bisa berpikir sendiri dan tidak bisa memanfaatkan orang lain. 5) Pemimpin hindari penjilat sebagai kuman yang bersarang di Organisasi. Berhati-hatilah dengan pujian, setiap orang lemah jika egonya terpuaskan. 6) berikan penghargaan kepada orang yang berjasa kepada organisasi dan sedikit penghargaan untuk yang belum berprestasi sebagi wujud orang itu masih dibutuhkan 7) Pemiimpin adalah orang yang menarik anak buah dan organisasinya 8) Pemimpin harus selalu diatas dan melihat jauh kedepan dan kemudian mempersiapkan organisasinya serta senantiasa menyempunakan diri 9) Pemimpin haru mempelajari sejarah sebagai ilmu yang memberi banyak ide kepada manusia dan untuk melihat aliran (trend) masa kini serta dapat memanfaatkannya 10) pemimpin haruslah membuat sasaran yang lebih besar, memberi impian kepada para anak buah dan membimbing orang-orang kemasa depan yang cerah 11) Pemimpin yang selalu berusaha keras akan diikuti keberuntungan, karena orang yang bersemangat akan lebih disenangi dewi Fortuna, pemimpin haruslah aktif meraih keberuntungan itu, yang terakhir 12) Pemimpin terkadang harus memakai cara apapun untuk mencapai tujuan walaupun kadang harus sendirian karena orang lain tidak mengerti, tapi hasil itu akan dihargai karena dengan begitu masa depan cerah akan datang.


The Prince melahirkan aliran Machiavellism yang dihubungkan dengan kekejaman karena dianggap teori terlarang. Namun buku tersebut ditinjau ulang oleh Heigel filsuf Jerman (1770-1831) dengan melihat sejarah dimana Machiavelli hidup.


Melihat sejarah ini membuat kita berpikir apakah Indonesia bisa menjadi sebuah negara besar??? (G-Mv)



Mevi Primaliza