Beranda » Pesona Tambora dari Mata Anak Sumbawa

Pesona Tambora dari Mata Anak Sumbawa



Gagah nian pesonamu..

Menjulang pada singgasana langit…

Menantang membusung dada…

Kau tumpahkan isi dunia..

Luluh lantakkan semua dengan amarahmu…

Wahai tambora..kiamatmu begitu mahadahsyat…

Hancurkan bumi fana..dalam pesona cincin api…


Membentuk bumi baru..


Atas letusanmu..



Sumbawa adalah sebuah pulau yang terletak di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Sebuah pulau yang begitu indah dihiasi oleh lautan dan gunung-gunung tinggi menjulang. Saya adalah seorang anak yang terlahir sebagai anak asli Sumbawa. Hari-hari saya diisi oleh keindahan gunung-gunung di Sumbawa. Salah satu gunung tertinggi di pulau Sumbawa yaitu gunung Tambora. Sebuah gunung yang tingginya mencapai 4.300 meter. Ada banyak sekali kedahsyatan gunung ini yang diceritakan secara turun temurun di Sumbawa. Rasa penasaranpun membelenggu pikiran saya hingga saya mulailah ekspedisi untuk mencari tahu pesona dari gunung Tambora ini.


Gunung Tambora (atau Tomboro) adalah sebuah stratovolcano aktif yang terletak di Sumbawa,Indonesia. Gunung ini terletak di dua kabupaten, yaitu Kabupaten Dompu (sebagian kaki sisi selatan sampai barat laut, dan Kabupaten Bima (bagian lereng sisi selatan hingga barat laut, dan kaki hingga puncak sisi timur hingga utara), Provinsi Nusa Tenggara Barat, tepatnya pada 8 15′ LS dan 118 BT. Gunung ini terletak baik di sisi utara dan selatan kerak oseanik.


Pada tahun 1815 kaldera gunung Tambora mulai menampakkan kedahsyatannya, kaldera tersebut mulai bergemuruh dan menyebabkan awan hitam. Suara erupsi dari letusan gunung tambora ini bagaikan raungan dari raksasa yang begitu keras bahkan sampai terdengar hingga 2.600 km dari gunung Tambora. Gunung Tambora mulai memuntahkan materialnya ke bumi. Letusan ini bagaikan kiamat yang menghancurkan dunia. Betapa tidak?? Gunung Tambora memuntahkan lebih dari satu setengah juta ton (400 km³) debu vulkanik dan sulfur ke lapisan atmosfer. Erupsi ini merupakan erupsi terbesar,lebih besar dari erupsi dahsyat sebelumnya yang berasal dari gunung Toba. Bahkan letusan gunung Tambora ini jauh lebih dahsyat dari letusan gunung api Krakatau dalam sejarah.

13344071871990375899

Pada saat kiamat kecil dari gunung tambora ini, kekuatannya dapat menghancurkan Tumbuhan dan makhluk-makhluk hidup yang lain di pulau tersebut. Menyebarkan berbagai macam penyakit dan bencana kelaparan besar-besaran di negara bagian utara. Tak ada satupun manusia yang selamat dari amukan gunung Tambora ini. Bahkan letusannya tidak hanya meluluh lantakkan Indonesia namun juga dunia. Iklim dunia berubah drastis akibat letusan ini. Benar-benar kiamat yang menghancurkan dunia.

13344075581180684696

Letusan Gunung Tambora ini menimbulkan efek yang begitu dahsyat. Kedahsyatannya ini terasa hingga letusannya mulai mereda. Walaupun letusan tak lagi terjadi, namun partikel abu masih jatuh 1-2 minggu setelah letusan, selain itu terdapat partikel abu yang tetap berada di atmosfer bumi selama beberapa bulan sampai beberapa tahun pada ketinggian 10-30 km. Angin bujur menyebarkan partikel tersebut di sekeliling dunia, membuat sebuah fenomena. Matahari terbenam yang berwarna dan senja terlihat di London, Inggris antara tanggal 28 Juni dan 2 Juli 1815 dan 3 September dan 7 Oktober 1815. Pancaran cahaya langit senja muncul berwarna orange atau merah di dekat ufuk langit dan ungu atau merah muda di atas. Sampai saat ini, kaldera dari letusan Tambora ini, merupakan kaldera terluas yang ada di dunia.

Akibat letusan yang maha dahsyat ini, ketinggian Tambora yang mulanya mencapai 4.300 meter, kini hanya 2.851 meter.


Sampai saat ini gunung Tambora masih menyediakan pesona yang begitu memikat, hamparan pasir yang begitu luas, juga pesona bunga Edelweiss kerdil sekitar 0,5m sampai 1,5m dengan jarak masing-masing berjauhan. Bunga keabadian cerminan keindahan gunung ini.

1334407432360197110


Sebagai remaja asli Sumbawa, saya hanya bisa mendengar sejarah kedahsyatan letusan dari gunung Tambora ini. Saat ini saya hanya bisa menyaksikan napak tilas dari letusan sang Tambora. Namun saya akan tetap mencari tahu dan mempelajarinya. Saya akan mempersembahkan sebuah ”Lawas” (sajak dalam bahasa Sumbawa) untuk gunung Tambora yang berbunyi :

Lok tingi poto Tambora

Mara ngibar bela awan
jina maras kewa balong

Lawas ini berisi pujian akan keindahan gunung Tambora. Karena gunung Tambora adalah sejarah, gunung Tambora adalah cerita, dan gunung Tambora adalah kekayaan alam pulau kami. Pulau Sumbawa yang begitu indah dengan pesona Tambora di dalamnya . Sekian

Sarik Mahardhika (anak Sumbawa)