Beranda » Sisa-sisa Gedung Teater Shakespeare Ditemukan

Sisa-sisa Gedung Teater Shakespeare Ditemukan





Museum of London Archaeology
Penggalian para arkeolog menemukan sisa-sisa The Curtain, tempat Shakespare mepertunjukkan karya-karyanya.

Arkeolog Inggris pada Rabu (6/6/2012) mengumumkan penemuan sisa-sisa teater tempat karya-karya Shakespeare pernah dipentaskan, yaitu The Curtain Theatre.

Sisa-sisa yang ditemukan berupa struktur poligon yang khas bangunan gedung teater abad ke-16. Sisa-sisa ditemukan di dekat pub wilayah Shoreditch, sebelah timur kawasan bisnis di London.

The Curtain dibuka pada tahun 1577. Tempat ini menjadi rumah bagi kelompok Shakespeare, the Lord Chamberlain's Men dari tahun 1597 hingga 2 tahun kemudian, saat Globe Theatre dibuka.

Beberapa karya Shakespeare yang dipentaskan di panggung The Curtain antara lain "henry V" dan diduga "Romeo and Juliet".

Selama di The Curtain, kelompok Shakespeare memiliki pengalaman yang tak begitu bagus. Mereka mengintip segala macam kegiatan, tetapi kurang tertarik pada pertunjukannya sendiri.

Sebelum di The Curtain, kelompok Shakespeare sempat manggung di The Theatre. Sementara itu, setelah di The Curtain, tepatnya tahun 1599, kelompok Shakespeare manggung di Globe Theathre.

The Curtain sendiri merupakan salah satu gedung teater pertama yang bertahan lama di Inggris. Gedung ini paling tidak bertahan hingga tahun 1620.

Selain The Curtain, The Theatre juga merupakan salah satu gedung teater tertua. Reruntuhannya ditemukan pada tahun 2008, di dekat lokasi The Curtain.

Heather Knight, arkeolog senior Museum London, mengatakan bahwa selain penemuan yang mengagumkan, masih banyak hal yang bisa dipelajari dari gedung-gedung teater tua.

"Akhir abad ke-16 merupakan era perlombaan teater di London," ungkap Knight, seperti dikutip Physorg, Rabu (6/6/2012).

Pada abad ke-16, pemilik gedung melakukan perbaikan sehingga mampu menarik pengunjung. Kini, kesempatan untuk "melihat kembali" gedung-gedung tua itu nyata.

Physorg /Kcm